Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Arif Djahala Satukan Milenial Bintauna Lewat Buka Puasa Bersama

×

Arif Djahala Satukan Milenial Bintauna Lewat Buka Puasa Bersama

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Boltara
Suasana kegiatan buka puasa pemerintah Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bersama milenial Bintauna di Lapak Zenia, Kompleks Lapangan Inomasa pada Rabu, 4 Maret 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Ramadhan di Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) tidak hanya menjadi momentum ibadah dan kebersamaan.

Di Lapak Zenia, Kompleks Lapangan Inomasa, kegiatan buka puasa bersama justru berkembang menjadi forum diskusi yang sarat gagasan dan semangat kolaborasi, Rabu 04/03/2026.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan itu, Arif Djahala, S.Pd., M.Si., tampil sebagai sosok sentral yang menghubungkan energi dan ide para milenial. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan aktif terlibat dalam percakapan, menyimak aspirasi, sekaligus memancing lahirnya pemikiran strategis.

Sebagai Sekretaris Kecamatan Bintauna, Arif memandang pemuda sebagai mitra sejajar pemerintah dalam proses pembangunan. Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah kemajuan daerah.

“Momentum Ramadan ini harus kita maknai lebih dalam. Kebersamaan bukan hanya soal berbuka, tetapi menyatukan visi untuk Bintauna dan Bolaang Mongondow Utara ke depan,” ujar Arif di hadapan milenial.

Puluhan pemuda yang hadir memanfaatkan forum tersebut untuk membicarakan beragam isu strategis. Mulai dari keterlibatan aktif dalam pembangunan desa, penguatan UMKM berbasis digital, hingga peningkatan literasi serta kapasitas organisasi kepemudaan.

Diskusi yang berlangsung dinamis tetap terkontrol dengan baik. Arif secara aktif mengarahkan pembahasan agar setiap ide tidak berhenti sebagai wacana, melainkan dirumuskan menjadi langkah konkret yang dapat disinergikan dengan program kecamatan.

Sebagai Koordinator Milenial Bintauna, Arif dikenal konsisten membuka ruang komunikasi lintas komunitas. Ia mengedepankan dialog terbuka dan memberi kepercayaan penuh kepada anak muda untuk berinisiatif serta berinovasi.

Dukungan juga datang dari Camat Bintauna, Sarwo Edi Posangi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pemerintah kecamatan mempertegas pentingnya kolaborasi lintas generasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Bagi Arif, keterlibatan generasi muda bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan yang tak terelakkan demi keberlanjutan pembangunan daerah.

“Energi, kreativitas, dan keberanian berpikir anak muda harus difasilitasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tegas Arif.

Menjelang waktu berbuka, forum ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi dan memperkuat jaringan milenial Bintauna. Pertemuan sederhana itu diharapkan menjadi titik awal gerakan kolektif yang lebih solid dan berkelanjutan.

Rinto Harahap Binolombangan, yang akrab disapa RHB, menilai pertemuan ini sebagai awal gerakan yang lebih terarah dan sistematis.

“Kami ingin pemuda tidak hanya aktif di media sosial, tapi juga terlibat langsung dalam pembangunan daerah,” tandas Rinto.

Share:  
Example 120x600