Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Bupati Gorontalo Terima Evaluasi BPKP, Tegaskan Komitmen Tata Kelola

×

Bupati Gorontalo Terima Evaluasi BPKP, Tegaskan Komitmen Tata Kelola

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi didampingi Wakil Bupati (Wabup) dan Sekretaris Daeran (Sekda) saat menghadiri agenda penyampaian hasil pengawasan tahun 2025 dan rencana pembinaan serta pengawasan tahun 2026 yang dilaksanakan oleh BPKP Provinsi Gorontalo di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo pada Kamis, 26 Februari 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pemerintahan yang bersih dan profesional.

Penegasan itu disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menghadiri agenda Penyampaian Hasil Pengawasan Tahun 2025 dan Rencana Pembinaan serta Pengawasan Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh BPKP Provinsi Gorontalo, Kamis 26/02/2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, sekaligus dirangkaikan dengan pembahasan manajemen risiko strategis dan potensi fraud di lingkup pemerintah daerah. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah perbaikan tata kelola ke depan.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohamad Riyanto menjelaskan bahwa pengawasan tidak semata-mata berorientasi pada temuan, tetapi juga pada penguatan sistem dan kepemimpinan daerah melalui manajemen risiko yang terukur.

“Kami ingin menanamkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai pondasi budaya kerja. Hal ini akan menjamin efektivitas, efisiensi, serta kepatuhan penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus menguatkan pencegahan korupsi melalui sistem yang transparan dan akuntabel,” jelas Mohamad.

Menurutnya, penerapan SPIP secara konsisten akan membantu pemerintah daerah dalam meminimalkan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan BPKP. Ia menilai hasil pengawasan menjadi instrumen penting untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

“Ini tidak sekadar menjadi bahan evaluasi di atas kertas, tetapi memang menjadi landasan agar perencanaan kita ke depan lebih diperbaiki lagi. Tujuannya jelas, agar penggunaan dana daerah dapat kita eksekusi secara tepat sasaran,” tegas Sofyan.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah rekomendasi yang perlu segera ditindaklanjuti agar pengelolaan birokrasi semakin cermat dan risiko kesalahan administrasi dapat ditekan.

“Kami sepakat, dan Insya Allah bisa kita laksanakan agar perencanaan ke depan lebih terstruktur dan akuntabel. Ke depan, kita akan terus mewujudkan hal ini agar proses pembangunan berjalan sesuai harapan, menjadikan visi-misi Presiden serta visi-misi Bupati dan Wakil Bupati sebagai tolok ukur utama keberhasilan kita,” tandas Sofyan.

Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo, Sekretaris Daerah, jajaran BPKP Provinsi Gorontalo, pimpinan OPD, para kepala bagian, camat, serta undangan lainnya yang terlibat dalam penguatan sistem pengawasan internal daerah.

Share:  
Example 120x600