Kontras.id, Bolmut – Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya (BMR), Sirajudin Lasena melantik Pengurus Cabang dan Ranting Alkhairaat Kecamatan Sangkub. Pelantikan berlangsung di Halaman Madrasah Tsanawiyah (MTS) Sangkub, Desa Sangkub I, Senin 26/01/2026 malam.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Alkhairaat tingkat wilayah BMR, Pengurus Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Danramil Bintauna, Camat Sangkub, serta kader dan simpatisan Alkhairaat se-Kecamatan Sangkub.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh Habib Salim bin Abdurrahman Aljufri. Dalam tausiyahnya, Habib Salim menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga keimanan, akhlak, dan persatuan umat.
Usai memimpin pengambilan sumpah pengurus cabang dan ranting Alkhairaat yang baru, Sirajudin Lasenamenegaskan bahwa pengurus cabang dan ranting merupakan ujung tombak pergerakan Alkhairaat di tingkat akar rumput.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat atas, tetapi justru oleh soliditas dan kerja nyata pengurus di tengah masyarakat.
“Pengurus yang dilantik hari ini memikul amanah besar. Mereka harus mampu menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat pendidikan, serta merawat persatuan umat di lingkungan masing-masing,” ujar Sirajudin.
Ia menekankan bahwa amanah organisasi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen. Alkhairaat, kata dia, bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan juga gerakan sosial dan pendidikan yang telah berkontribusi besar bagi umat dan bangsa.
Sirajudin juga mengajak para pengurus untuk terus berpegang pada cita-cita dan perjuangan pendiri Alkhairaat, serta mampu membaca tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri organisasi.
Sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
“Alkhairaat harus hadir sebagai penyejuk, pemersatu, dan pencerah umat. Pengurus cabang dan ranting diharapkan menjadi teladan, baik dalam sikap, ucapan, maupun tindakan di tengah masyarakat,” kata Sirajudin.
Sementara itu, perwakilan pengurus yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Alkhairaat.
Mereka menyatakan kesiapan mengembangkan program-program yang menyentuh kebutuhan umat, khususnya di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.














