Example floating
Example floating
DaerahHeadlineLegislatorTokoh

Fraksi NasDem Deprov Dapat Pujian Usai Sikap Berani Umar Karim

×

Fraksi NasDem Deprov Dapat Pujian Usai Sikap Berani Umar Karim

Sebarkan artikel ini
Provinsi Gorontalo
Gedung DPRD Provinsi Gorontalo,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Gorontalo) – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo terkait pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung 25 Agustus 2025 menyisakan cerita politik menarik.

Dari 35 anggota dewan yang hadir, hanya satu legislator yang berani berbeda sikap. Umar Karim, anggota Fraksi NasDem memilih menolak hasil efisiensi anggaran karena dinilai tidak sejalan dengan Instruksi Presiden.

Keputusan politik UK, sapaan akrab Umar Karim, tidak hanya berseberangan dengan mayoritas anggota DPRD, tetapi juga berbeda dengan garis sikap fraksinya sendiri. Hal ini sontak menjadi bahan perbincangan luas di berbagai platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, hingga TikTok.

Sebagian warganet menilai sikap UK sebagai tanda kurang loyal pada partai. Namun, banyak pula yang menilai langkahnya patut diapresiasi karena menunjukkan integritas dan pemahaman akan fungsi pengawasan DPRD.

Perspektif Gorontalo Corruption Watch (GCW)

Ketua Gorontalo Corruption Watch (GCW), Deswerd Zougira menilai fenomena ini menarik bukan dari sisi pribadi UK, melainkan pada Partai NasDem itu sendiri.

“NasDem sebagai Partai yang mampu menempatkan anggotanya di parlemen bukan sebagai wakil partai tapi benar-benar wakil rakyat,” jelas Deswerd kepada awak media, Jumat 29/08/2025.

Menurutnya, NasDem menjadi satu-satunya partai di Gorontalo yang mulai menampilkan wajah demokrasi sejati. Selama ini, anggota dewan lebih sering terlihat sekadar menjalankan garis partai dibanding benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca Juga: UK ‘Melawan Arus’, Berdiri Sendirian Tolak Ranperda APBD Perubahan 2025

Deswerd mengatakan, sikap berbeda yang muncul di internal NasDem kemungkinan besar dipengaruhi oleh figur Ketua DPW NasDem Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel.

“Mungkin ini bukan kebijakan partai secara umum, bisa jadi ini karena faktor RG (Rachmat Gobel) yang benar-benar memahami apa sebenarnya tugas dan kewajiban anggota DPRD,” kata Deswerd.

“Saya yakin aleg lain yang berbeda dengan UK sebenarnya punya sikap yang sama akan tetapi bisa jadi partai yang menekan mereka,” sambung Deswerd.

Simpati Publik Menguat

Lebih jauh, Deswerd menilai sikap UK yang menolak alokasi anggaran tidak pro-rakyat di tengah situasi ekonomi sulit justru menuai simpati luas.

“Coba anda track perbincangan di media sosial di atas 75 persen memuji UK, NasDem kecipratan simpati,” ujar Deswerd.

Dalam rekam jejak politiknya, UK memang dikenal sebagai sosok kritis. Selama satu dekade menjadi anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, ia kerap mengambil posisi oposisi terhadap pemerintah daerah, bahkan ketika pemerintah didukung partainya sendiri.

Share:  
Example 120x600