Kontras.id, (Pohuwato) — Kepedulian panitia Open Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 terhadap kenyamanan peserta tidak berhenti di arena pertandingan saja. Jauh lebih dari itu, panitia juga memikirkan kebutuhan peserta di luar waktu bertanding, termasuk menyiapkan fasilitas MCK yang layak dan memberikan rekomendasi penginapan bagi peserta yang datang dari luar daerah dan memerlukan tempat menginap selama tiga hari pelaksanaan.
Ketua Panitia Pohuwato Cup 2026, Wawin Wartabone, mengungkapkan bahwa perhatian terhadap kebutuhan peserta luar daerah merupakan bagian penting dari komitmen panitia untuk menjadi tuan rumah yang baik. Dengan 173 peserta yang telah mendaftar dan sebagian besar di antaranya berasal dari luar Pohuwato, ketersediaan fasilitas MCK dan informasi penginapan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
“Dari segi MCK juga panitia sudah siapkan untuk peserta yang jauh. Hotel-hotel sekitar juga panitia sudah menyiapkan dan sudah berkomunikasi dengan hotel-hotel yang terdekat dari lokasi untuk peserta yang datang dan akan menginap selama kegiatan ini,” jelas Wawin.
Wawin menambahkan bahwa peran panitia dalam urusan penginapan bukan berarti menanggung biaya hotel peserta, melainkan lebih kepada memfasilitasi informasi dan komunikasi awal agar peserta tidak kesulitan mencari tempat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Panitia bertindak sebagai penghubung yang memudahkan peserta dalam urusan akomodasi.
“Untuk biaya hotel itu tanggungan peserta, tapi kami sudah berkomunikasi dan mengecek langsung di mana peserta bisa tinggal. Kalau mereka butuh informasi hotel, ini yang dekat, ini yang murah, yang standar. Jadi panitia merekomendasikan agar peserta tidak bingung,” terang Wawin.
Langkah proaktif panitia dalam mengurus urusan akomodasi ini mendapat apresiasi dari para peserta yang datang dari jauh. Bagi pecatur yang baru pertama kali berkunjung ke Pohuwato, memiliki rekomendasi hotel dari panitia sangat membantu dalam merencanakan perjalanan dan memastikan mereka dapat beristirahat dengan cukup sebelum bertanding.
Panitia juga memastikan bahwa hotel-hotel yang direkomendasikan berada dalam jarak yang terjangkau dari lokasi pertandingan, sehingga peserta tidak perlu menghabiskan waktu dan energi yang berlebihan hanya untuk perjalanan dari penginapan ke venue setiap harinya selama tiga hari pelaksanaan turnamen.
Perhatian panitia terhadap detail-detail kenyamanan seperti inilah yang mencerminkan keseriusan Percasi Kabupaten Pohuwato dalam menjadi tuan rumah yang berkualitas. Sebuah turnamen yang baik bukan hanya dinilai dari kualitas pertandingannya, tetapi juga dari bagaimana panitia memperlakukan setiap peserta yang telah menempuh perjalanan jauh untuk hadir dan bersaing di Pohuwato Cup 2026.














