Kontras.id, (Boltara) – Atmosfer olahraga di Bolaang Mongondow Utara (Boltara) langsung memanas. Open Tournament Sepak Bola Bupati Boltara Cup 2026 resmi dibuka pada Sabtu 11/04/2026. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon serta tendangan pertama oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev.
Pembukaan turnamen yang dipusatkan di Lapangan Buko, Kecamatan Pinogaluman, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati area kegiatan.
Ribuan warga tumpah ruah di lokasi, menyaksikan secara langsung dimulainya salah satu agenda olahraga terbesar di daerah tersebut.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), sekaligus menjadi simbol kebangkitan sepak bola di wilayah pesisir utara Sulawesi.
Sebanyak 24 tim ambil bagian dalam kompetisi ini. Pada laga pembuka, pertandingan langsung menyuguhkan tontonan seru saat Putra Tunggal FC berhadapan dengan PS Duini. Kedua tim tampil agresif dan harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Pinogaluman yang menjadi tuan rumah pembukaan turnamen. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk terus mendorong kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Boltara.
“Ke depan, pelaksanaan turnamen seperti ini akan digilir di enam kecamatan. Ini bentuk komitmen pemerintah agar pembinaan olahraga merata dan dirasakan seluruh masyarakat,” tegas Sirajudin.
Langkah tersebut dinilai strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif, sekaligus membuka ruang bagi talenta-talenta muda di desa untuk tampil dan berkembang.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh peserta dan panitia agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pertandingan. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat.
“Jaga keamanan dan ketertiban, junjung tinggi fair play. Hindari konflik di lapangan. Kita ingin pertandingan yang berkualitas, menghibur, dan membanggakan,” tegas Sirajudin.
Pesan tersebut disambut positif oleh para pemain dan official tim yang berkomitmen menjaga marwah turnamen tetap kondusif hingga babak final.
Pembukaan turnamen turut dihadiri oleh Wakil Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh, S.IP., anggota DPRD Boltara, unsur Forkopimda, Wakapolres, perwakilan Kejaksaan, TNI, serta jajaran pemerintah daerah.
Hadir pula Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan OPD, Ketua PSSI Boltara, Camat Pinogaluman, para sangadi, tokoh pemuda, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat yang ikut memeriahkan suasana.














