Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Sirajudin Gas Gerakan ASRI, Boltara Mulai Bersih dari Sekarang

×

Sirajudin Gas Gerakan ASRI, Boltara Mulai Bersih dari Sekarang

Sebarkan artikel ini
Bersih-bersih
Bupati bersama Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena bersama Aditya Pontoh dan jajaran Pemkab sedang melakukan bersih-bersih di lingkungan kantor bupati pada Jumat, 10 April 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Komitmen menjaga lingkungan di Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kini tak lagi sekadar wacana. Pemerintah daerah resmi menggerakkan perubahan melalui peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), di halaman Kantor Bupati, Jumat 10/04/2026.

Langkah ini dipimpin langsung Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, yang mengusung pendekatan sederhana namun berdampak: mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang.

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti jajaran ASN dan unsur Forkopimda. Namun, suasana santai itu tak berlangsung lama. Usai pemanasan, seluruh peserta langsung turun ke lapangan melakukan “Operasi Semut” dengan memungut sampah plastik di sekitar area kantor.

Gerakan ini ditegaskan bukan sekadar simbolik, melainkan dirancang menjadi budaya baru dalam birokrasi.

“Ini bukan seremoni. Ini kebiasaan yang harus hidup setiap hari,” tegas Sirajudin dalam arahannya.

Bupati menegaskan, pencanangan ini menjadi titik awal perubahan pola kerja ASN di Boltara. Ke depan, setiap hari kerja akan disiapkan waktu khusus maksimal 30 menit setelah apel pagi untuk kegiatan bersih-bersih. Tidak hanya difokuskan pada halaman kantor, kegiatan tersebut juga menyasar kebersihan ruang kerja masing-masing.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi membangun lingkungan kerja yang sehat, sekaligus memberikan contoh nyata kepada masyarakat.

Tak berhenti di lingkup pemerintah kabupaten, Sirajudin juga menginstruksikan para camat untuk menggerakkan program ASRI hingga ke tingkat desa.

Seluruh pemerintah desa diwajibkan melaksanakan kegiatan serupa. Para camat bahkan diminta aktif menyusun jadwal kerja bakti rutin setiap pekan, lengkap dengan penentuan lokasi.

Kolaborasi menjadi kunci utama. Sangadi, aparat desa, hingga masyarakat diharapkan terlibat aktif dalam gerakan ini.

“Gerakan ini harus terasa sampai ke masyarakat. Bukan hanya di kantor,” ujar Sirajudin.

Bupati mengungkapkan, langkah ini merupakan respons cepat terhadap arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional pemerintah pusat dan daerah yang digelar di Sentul beberapa waktu lalu.

Pesan utamanya jelas, pemerintah daerah harus hadir dalam menjaga kualitas lingkungan serta keberlanjutan hidup masyarakat. Dan Boltara memilih untuk tidak menunggu.

Pencanangan Gerakan ASRI juga dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, unsur kepolisian, kejaksaan, TNI, hingga pimpinan perbankan.

Selain itu, hadir pula staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, camat, serta seluruh ASN.

Share:  
Example 120x600