Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Buka Puasa Alkhairaat Jadi Ajang Konsolidasi, Sirajudin Siapkan Haul Besar

×

Buka Puasa Alkhairaat Jadi Ajang Konsolidasi, Sirajudin Siapkan Haul Besar

Sebarkan artikel ini
Sirajudin Lasena
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena yang juga menjabat Ketua Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat BMR berpose bersama pengurus Alkhairaat BMR usai buka puasa bersama di Kecamatan Bintauna pada Selasa, 17 Maret 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Kegiatan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Alkhairaat, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadhan, Selasa 17/03/2026.

Momentum tersebut justru dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi strategis Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya (BMR) menjelang pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 di Palu, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, forum yang dihadiri jajaran pengurus lintas wilayah ini digunakan untuk memperkuat dan merapikan struktur organisasi. Bupati Boltara, Sirajudin Lasena yang juga menjabat Ketua Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat BMR, memimpin langsung jalannya konsolidasi.

Dalam arahannya, Sirajudin menegaskan bahwa momentum haul tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin semata. Ia mendorong seluruh elemen organisasi untuk bergerak cepat, terukur, dan terkoordinasi.

“Ini bukan sekadar kegiatan keagamaan tahunan. Ini momentum besar yang membutuhkan kesiapan serius dari seluruh elemen Alkhairaat,” ujar Sirajudin.

Ia menekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh, mulai dari tingkat ranting hingga pengurus daerah. Seluruh struktur diminta segera menggelar rapat kerja guna memetakan kebutuhan teknis pelaksanaan.

Sejumlah aspek krusial turut menjadi perhatian, di antaranya pendataan jamaah, pengaturan keberangkatan, kesiapan armada, hingga pengelolaan logistik selama pelaksanaan haul di Kota Palu. Koordinasi antarwilayah disebut sebagai titik rawan yang harus diantisipasi sejak dini.

“Semua harus disiapkan dari sekarang. Tidak boleh ada yang berjalan tanpa perencanaan,” tegas Sirajudin.

Selain itu, Sirajudin juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif jamaah, tidak hanya sebagai peserta, tetapi sebagai bagian yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Ia berharap Alkhairaat BMR dapat memberikan kontribusi nyata dalam rangkaian kegiatan haul yang menjadi agenda besar umat.

“Jamaah kita harus tampil sebagai bagian yang terorganisir, tertib, dan memberi warna dalam pelaksanaan haul,” kata Sirajudin.

Di luar agenda konsolidasi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar pondok pesantren. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan.

Kehadiran Sirajudin dalam forum tersebut menegaskan peran sentralnya dalam menggerakkan konsolidasi Alkhairaat di wilayah BMR. Ia terlihat aktif berinteraksi dengan para pengurus untuk memastikan seluruh agenda berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, tuntutan terhadap kesiapan organisasi pun semakin meningkat. Namun melalui konsolidasi awal ini, fondasi koordinasi dinilai mulai terbentuk dengan baik.

“Targetnya jelas, berangkat dengan tertib, terkoordinasi, dan kembali dengan selamat tanpa kendala,” tandas Sirajudin.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam menyukseskan Haul Guru Tua ke-58, yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memperkuat soliditas organisasi serta ukhuwah di Bolaang Mongondow Raya.

Share:  
Example 120x600