Example floating
Example floating
DaerahHeadlineHukum

PETI Dengilo Diduga Terus Beraktivitas, Keluarga Marten Tagih Janji Polda Gorontalo

×

PETI Dengilo Diduga Terus Beraktivitas, Keluarga Marten Tagih Janji Polda Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kakak Kandang Marten Basaur
Kakak kandung Marten Basaur, Wilhelmina Basaur dengan latar aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato pada Selasa Malam 10 Maret 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Gorontalo) – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato kembali menjadi sorotan. Keluarga tersangka kasus PETI, Marten Basaur menagih janji Polda Gorontalo yang sebelumnya menyatakan akan menindak aktivitas tambang ilegal tersebut jika terbukti masih beroperasi.

Keluarga Marten Basaur menilai hingga kini aktivitas PETI di wilayah Dengilo masih terus berlangsung. Mereka mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindak praktik pertambangan ilegal yang disebut-sebut masih berjalan di lokasi tersebut.

Kakak kandung Marten Basaur, Wilhelmina Basaur mengungkapkan bahwa hingga saat ini aktivitas PETI di Dengilo belum tersentuh penindakan aparat penegak hukum (APH). Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya yang menyebut akan dilakukan pengecekan di lapangan.

“Polda Gorontalo sebelumnya menyampaikan akan melakukan pengecekan, tetapi hingga sekarang aktivitas PETI di Dengilo masih terus berjalan,” kata Wilhelmina melalui keterangan resmi yang diterima Kontras.id, Selasa 10/03/2026.

Ia menyampaikan bahwa pihak keluarga terus memantau situasi di lapangan. Dari hasil pemantauan tersebut, aktivitas tambang ilegal disebut masih berlangsung bahkan hingga malam hari.

Menurut Wilhelmina, sejumlah alat berat jenis ekskavator masih terlihat beroperasi di lokasi pertambangan pada Selasa 10 Maret 2026. Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa aktivitas PETI di Dengilo belum benar-benar berhenti.

“Berdasarkan informasi dan pantauan kami di lapangan, hingga malam ini alat berat jenis ekskavator masih beroperasi di lokasi PETI,” ungkap Wilhelmina.

Wilhelmina pun mempertanyakan komitmen Polda Gorontalo yang sebelumnya menyatakan akan melakukan kroscek terhadap informasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Polda Gorontalo sebelumnya mengatakan akan melakukan kroscek terhadap laporan masyarakat, tetapi kenyataannya aktivitas di lokasi itu masih berlangsung,” ujar Wilhelmina.

Baca Juga: PETI Dengilo Diduga Masih Jalan, Keluarga Marten Soroti Kapolda Gorontalo

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak sekadar menyampaikan pernyataan tanpa diikuti tindakan nyata di lapangan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian dan penegakan hukum yang tegas.

“Jangan sampai masyarakat merasa dibohongi dengan pernyataan yang hanya menenangkan, tetapi tidak ada tindak lanjut di lapangan,” kata Wilhelmina.

Wilhelmina mengatakan bahwa kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum sangat bergantung pada keseriusan dalam menindak pelanggaran. Jika tidak ada tindakan nyata, ia khawatir kepercayaan masyarakat akan semakin menurun.

“Jika tidak ada tindakan tegas, jangan salahkan masyarakat apabila kepercayaan terhadap kepolisian mulai menurun,” tandas Wilhelmina.

Baca Juga: Kapolda Gorontalo Disorot Soal Aktivitas PETI Dengilo, Kabid Humas: Kita Akan Cek Informasinya

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro Agiston Putro menanggapi serotan keluarga Marten Basaur soal sikap Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo terkait aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato.

Desmont menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Menurut Desmont, kepolisian tidak pernah mengabaikan laporan ataupun informasi terkait dugaan tindak pidana, termasuk aktivitas pertambangan ilegal. Setiap laporan yang masuk akan terlebih dahulu diverifikasi sebelum diambil langkah lanjutan oleh aparat penegak hukum.

“Apabila memang ada informasi-informasi seperti ini tentunya dari Polda, aemua informasi khususnya masalah tindak pidana ataupun pelanggaran-pelanggaran lainnya, yang pertama tentunya akan kita akan cek,” jelas Desmont saat diwawncarai Kontras.id di halaman Mapolda Gorontalo, Jumat 6 Maret 2026.

Share:  
Example 120x600