Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahLegislator

Roman Dorong Lahirnya Instruktur Muda Lewat Diklat PPIM Pramuka

×

Roman Dorong Lahirnya Instruktur Muda Lewat Diklat PPIM Pramuka

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru yang juga Ketua Kwarcab Kabupaten Gorontalo saat menyerahkan tungul pusdik Moulindapo sebagai penanda dimullainya pelakssanaan,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Gorontalo) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo yang juga menjabat Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, menyoroti masih terbatasnya jumlah tenaga pendidik dan pembina Pramuka jika dibandingkan dengan jumlah peserta didik yang terus meningkat.

Kondisi tersebut, menurut Roman, menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan pembinaan kepramukaan. Karena itu, pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) Tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk menyiapkan kader-kader pembina muda di masa depan.

Roman menjelaskan bahwa kegiatan PPIM diharapkan mampu melahirkan instruktur muda yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan pemahaman kepramukaan yang memadai untuk mendukung aktivitas di Gugus Depan.

“Kegiatan ini menjadi sangat krusial, mengingat kondisi riil di lapangan saat ini, jumlah tenaga pendidik atau pembina Pramuka dibanding dengan jumlah peserta didik masih belum seimbang atau belum mencapai kondisi ideal,” ungkap Roman saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan instruktur muda, di gedung sanggar pramuka Kwarcab Kabupaten Gorontalo, Kamis 05/02/2026.

Ia menambahkan, Instruktur Muda merupakan Pramuka Penegak dan Pandega berusia minimal 17 tahun yang memiliki keterampilan khusus. Peran mereka sangat penting dalam membantu merancang dan mengembangkan kegiatan kepramukaan yang edukatif, menantang, serta aman bagi peserta.

Politisi Partai NasDem itu berharap, melalui PPIM, akan tercetak tenaga pendidik kepramukaan yang benar-benar berkualitas, bukan sekadar memperoleh pengakuan formal, tetapi mampu menunjukkan kompetensi melalui sertifikasi yang jelas dan terukur.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para Pramuka Penegak dan Pandega dengan keahlian khusus dan semoga mereka mampu membantu Gugus Depan dalam memberikan materi keterampilan kepramukaan (scouting skill) kepada adik-adik Pramuka Siaga dan Penggalang secara sukarela,” tandas Roman.

Sementara itu, Kepala Pusdiklat Moulindapo Kwarcab Kabupaten Gorontalo, Sarifudin Usman, menjelaskan bahwa PPIM 2026 mengusung tema Bersemangat Berkarya dan Berinovasi Menuju Restorasi sebagai spirit utama kegiatan.

Menurut Sarifudin, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas Pramuka Penegak dan Pandega agar mampu berperan aktif mendukung pembinaan kepramukaan di tingkat Gugus Depan.

“Harapannya, mereka mampu membantu Gugus Depan dalam memberikan materi keterampilan kepramukaan (scouting skill) kepada adik-adik Pramuka Siaga dan Penggalang secara sukarela,” pungkas Sarifudin.

Kegiatan PPIM Tahun 2026 ini diikuti oleh 116 peserta, yang terdiri dari 80 utusan Gugus Depan dan 36 utusan Satuan Karya (Saka), dengan komposisi peserta putra dan putri yang relatif seimbang.

Share:  
Example 120x600