Example floating
Example floating
DaerahEkonomiHeadline

Pengisian BBM di SPBU Bohabak Bolmut Diduga Tak Sesuai SOP

×

Pengisian BBM di SPBU Bohabak Bolmut Diduga Tak Sesuai SOP

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Bolmut
Suasana pengisian BBM di SPBU Desa Bohabak, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada Kamis, 15 Januari 2026,(foto Fikrianto/Kontras.id).

Kontras.id, (Bolmut) – Praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Desa Bohabak, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menuai sorotan. Pasalnya, SPBU tersebut diduga menjalankan operasional di luar standar baku PT Pertamina (Persero), khususnya terkait aspek keselamatan dan ketepatan distribusi BBM.

Pantauan Kontras pada Kamis, 15 Januari 2026, pengisian BBM di SPBU tersebut tidak menggunakan nosel dispenser sebagaimana prosedur resmi SPBU. Petugas terlihat menuang BBM secara manual menggunakan alat takar tradisional berupa canting.

Praktik ini memunculkan pertanyaan soal kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) Pertamina. Nosel dispenser bukan sekadar alat teknis, melainkan instrumen vital untuk menjamin akurasi takaran, mencegah tumpahan, serta meminimalkan potensi kebakaran dan pencemaran lingkungan.

Tak hanya soal metode pengisian, temuan lain di lokasi juga menambah daftar kekhawatiran. BBM diketahui disimpan dalam drum, bahkan sebagian terlihat diletakkan tanpa penutup. Kondisi tersebut berpotensi melanggar prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang menjadi fondasi utama operasional SPBU modern.

Praktik penyimpanan terbuka dinilai rawan menimbulkan bahaya, mulai dari penguapan bahan bakar, risiko kebakaran, hingga ancaman terhadap kesehatan pekerja dan masyarakat sekitar.

Menanggapi temuan tersebut, pengawas SPBU Bohabak, Awal Pahrun membenarkan bahwa hingga kini pengisian BBM masih dilakukan tanpa nosel dispenser.

Menurutnya, pihak SPBU masih menunggu proses perizinan penggunaan nosel dari bagian HSSE. Namun demikian, Awal mengklaim bahwa metode pengisian menggunakan canting telah mengantongi izin dari Pertamina.

“Sejak awal kami memang sudah memiliki izin menggunakan canting dari Pertamina,” ujar Awal.

Hingga berita ditulis, Kontras.id masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Pertamina terkait dugaan pelanggaran SOP tersebut.

Share:  
Example 120x600